Kepuasan Pasien Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek
VOLUME 6, NOMOR 1, FEBRUARI 2016
Articles
March 4, 2020
February 29, 2016
February 29, 2016
Downloads
1.
Yuniar Y, Handayani RS. Kepuasan Pasien Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional terhadap Pelayanan Kefarmasian di Apotek. jki [Internet]. 2016 Feb. 29 [cited 2026 May 7];6(1):39-48. Available from: https://jkefarind.com/index.php/jki/article/view/2916
Downloads
Download data is not yet available.
1. Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.
2. Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan.
3. Republik Indonesia. Peraturan Presiden RI Nomor 12 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan.
4. Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian.
5. Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek
6. Supranto J. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikkan Pangsa Pasar. Jakarta: Rineka Cipta; 2001.
7. Sarwono S. Sosiologi Kesehatan: Beberapa Konsep Beserta Apli-kasinya. Yogyakarta: UGM; 1997.
8. Pinto SL, Sahloff EG, Ramasamy A. Evaluating the validity and reliability of a modified survey to assess patient satisfaction with mail-order and community pharmacy settings. Journal of pharmacy practice. 2010;23(2):128-34.
9. Mas’ud. Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Apotek Kimia Farma Jakarta Menggunakan Model Servqual (Studi Kasus Pada Tiga Apotek). Majalah Ilmu Kefarmasian. 2009;VI(2):56-74.
10. Harianto, Khasanah N, Supardi S. Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Resep Di Apotek Kopkar RSUD Budhi Asih Jakarta. Majalah Ilmu Kefarmasian. 2005;2(1):12-21.
11. Anitawati E, Fudholi A, Sumarni. Analisis kepuasan pasien rawat jalan terhadap kualitas pelayanan farmasi di apotek X (studi pada bulan november 2011). Jurnal manajemen dan pelayanan farmasi. 2012;2(2).
12. Handayana E. Analisis Hubungan antara Karakteristik Pasien umum dengan proses pengambilan keputusan dalam memanfaatkan Apotek Rawat Jalan Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2005 [tesis]. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2005.
13. Winanto A. Persepsi Konsumen Terhadap Pelayanan Apotek Di Kota Ranai Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna [skripsi]. Pontianak: Universitas Tanjungpura; 2013.
14. Koratiwida N. Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Kepuasan Terhadap Pelayanan Poliklinik Umum Rumah Sakit Sumber Waras tahun 2003 [tesis]. Depok: Universitas Indonesia; 2003.
15. Handayani RS, Raharni, Gitawati R. Persepsi Konsumen Apotek terhadap Pelayanan Apotek di Tiga Kota di Indonesia. Makara Kesehatan. 2009;13(1):22-6.
16. Hasan S, Sulieman H, Stewart K, Chapman CB, Hasan MY, Kong DC. Assessing patient satisfaction with community pharmacy in the UAE using a newly-validated tool. Research in social & administrative pharmacy : RSAP. 2013;9(6):841-50.
17. Volmer D, Bell JS, Janno R, Raal A, Hamilton DD, Airaksinen MS. Change in public satisfaction with community pharmacy services in Tartu, Estonia, between 1993 and 2005. Research in social & administrative pharmacy : RSAP. 2009;5(4):337-46.
18. Horvat N, Kos M. Development and initial validation of a patient satisfaction with pharmacy performance questionnaire (PSPP-Q). Evaluation & the health professions. 2010;33(2):197-215.
19. Tinelli M, Blenkinsopp A, Bond C. Development, validation and application of a patient satisfaction scale for a community pharmacy medicines-management service. The International journal of pharmacy practice. 2011;19(3):144-55.
20. Horvat N, Kos M. Slovenian pharmacy performance: a patient-centred approach to patient satisfaction survey content development. International journal of clinical pharmacy. 2011;33(6):985-96.
21. Marquez-Peiro JF, Perez-Peiro C. [Evaluation of patient satisfaction in outpatient pharmacy]. Farmacia hospitalaria : organo oficial de expresion cientifica de la Sociedad Espanola de Farmacia Hospitalaria. 2008;32(2):71-6.
22. Budiman, Suhat, Herlina. N. Hubungan Status Demografi Dengan Kepuasan Masyarakat Tentang Pelayanan Jamkesmas di Wilayah Puskesmas Tanjungsari Kabupaten Bogor Tahun 2010. Jurnal Kesehatan Kartika. 2010;1:1-17.
23. Setiawan D, Hasanmihardja M, Mahatir A. Pengaruh Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Konsumen Apotek Di Kabupaten Tegal. Jurnal Farmasi Indonesia 2010;5(2):101-7.
24. Risnandi C. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Lingga, Kabupaten Kubu Raya [skripsi]. Jakarta: STIK St. Carolus; 2014.
25. Smith D, Maharaj S, James K. Satisfaction with pharmacy services and its relationships with the control of selected chronic diseases. The West Indian medical journal. 2011;60(3): 293-7.
26. Naik Panvelkar P, Saini B, Armour C. Measurement of patient satisfaction with community pharmacy services: a review. Pharmacy world & science : PWS. 2009;31(5):525-37.
2. Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan.
3. Republik Indonesia. Peraturan Presiden RI Nomor 12 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan.
4. Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian.
5. Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek
6. Supranto J. Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Untuk Menaikkan Pangsa Pasar. Jakarta: Rineka Cipta; 2001.
7. Sarwono S. Sosiologi Kesehatan: Beberapa Konsep Beserta Apli-kasinya. Yogyakarta: UGM; 1997.
8. Pinto SL, Sahloff EG, Ramasamy A. Evaluating the validity and reliability of a modified survey to assess patient satisfaction with mail-order and community pharmacy settings. Journal of pharmacy practice. 2010;23(2):128-34.
9. Mas’ud. Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Apotek Kimia Farma Jakarta Menggunakan Model Servqual (Studi Kasus Pada Tiga Apotek). Majalah Ilmu Kefarmasian. 2009;VI(2):56-74.
10. Harianto, Khasanah N, Supardi S. Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Resep Di Apotek Kopkar RSUD Budhi Asih Jakarta. Majalah Ilmu Kefarmasian. 2005;2(1):12-21.
11. Anitawati E, Fudholi A, Sumarni. Analisis kepuasan pasien rawat jalan terhadap kualitas pelayanan farmasi di apotek X (studi pada bulan november 2011). Jurnal manajemen dan pelayanan farmasi. 2012;2(2).
12. Handayana E. Analisis Hubungan antara Karakteristik Pasien umum dengan proses pengambilan keputusan dalam memanfaatkan Apotek Rawat Jalan Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2005 [tesis]. Makassar: Universitas Hasanuddin; 2005.
13. Winanto A. Persepsi Konsumen Terhadap Pelayanan Apotek Di Kota Ranai Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna [skripsi]. Pontianak: Universitas Tanjungpura; 2013.
14. Koratiwida N. Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Kepuasan Terhadap Pelayanan Poliklinik Umum Rumah Sakit Sumber Waras tahun 2003 [tesis]. Depok: Universitas Indonesia; 2003.
15. Handayani RS, Raharni, Gitawati R. Persepsi Konsumen Apotek terhadap Pelayanan Apotek di Tiga Kota di Indonesia. Makara Kesehatan. 2009;13(1):22-6.
16. Hasan S, Sulieman H, Stewart K, Chapman CB, Hasan MY, Kong DC. Assessing patient satisfaction with community pharmacy in the UAE using a newly-validated tool. Research in social & administrative pharmacy : RSAP. 2013;9(6):841-50.
17. Volmer D, Bell JS, Janno R, Raal A, Hamilton DD, Airaksinen MS. Change in public satisfaction with community pharmacy services in Tartu, Estonia, between 1993 and 2005. Research in social & administrative pharmacy : RSAP. 2009;5(4):337-46.
18. Horvat N, Kos M. Development and initial validation of a patient satisfaction with pharmacy performance questionnaire (PSPP-Q). Evaluation & the health professions. 2010;33(2):197-215.
19. Tinelli M, Blenkinsopp A, Bond C. Development, validation and application of a patient satisfaction scale for a community pharmacy medicines-management service. The International journal of pharmacy practice. 2011;19(3):144-55.
20. Horvat N, Kos M. Slovenian pharmacy performance: a patient-centred approach to patient satisfaction survey content development. International journal of clinical pharmacy. 2011;33(6):985-96.
21. Marquez-Peiro JF, Perez-Peiro C. [Evaluation of patient satisfaction in outpatient pharmacy]. Farmacia hospitalaria : organo oficial de expresion cientifica de la Sociedad Espanola de Farmacia Hospitalaria. 2008;32(2):71-6.
22. Budiman, Suhat, Herlina. N. Hubungan Status Demografi Dengan Kepuasan Masyarakat Tentang Pelayanan Jamkesmas di Wilayah Puskesmas Tanjungsari Kabupaten Bogor Tahun 2010. Jurnal Kesehatan Kartika. 2010;1:1-17.
23. Setiawan D, Hasanmihardja M, Mahatir A. Pengaruh Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Konsumen Apotek Di Kabupaten Tegal. Jurnal Farmasi Indonesia 2010;5(2):101-7.
24. Risnandi C. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Lingga, Kabupaten Kubu Raya [skripsi]. Jakarta: STIK St. Carolus; 2014.
25. Smith D, Maharaj S, James K. Satisfaction with pharmacy services and its relationships with the control of selected chronic diseases. The West Indian medical journal. 2011;60(3): 293-7.
26. Naik Panvelkar P, Saini B, Armour C. Measurement of patient satisfaction with community pharmacy services: a review. Pharmacy world & science : PWS. 2009;31(5):525-37.











